Panduan Interpretasi Drive
Dreamtalent Admin
Tanggal Pembaruan Terakhir 3 bulan yang lalu
- Struktur Laporan
- Panduan Membaca
- Studi Kasus
Struktur Laporan
- Drive Profile. Menggambarkan nilai-nilai pribadi yang diyakini oleh talent serta jenis pekerjaan yang mereka anggap memotivasi.
- Drive Themes & Distribution. Menunjukkan tema motivasi yang paling kuat pada talent. Bagian ini membantu konselor atau HR memahami dorongan utama seseorang. Jika terdapat dua drive yang sama-sama kuat namun berlawanan dalam grafik ini, hal tersebut dapat menunjukkan adanya potensi konflik internal dalam motivasi talent.
- Culture Preferences. Menjelaskan preferensi talent terhadap budaya kerja. Preferensi ini menunjukkan jenis lingkungan kerja yang paling sesuai bagi mereka.
- Drive Dynamics. Menampilkan skor rinci dari setiap aspek drive.
Drive diukur melalui empat aspek berikut:
- Belief: menganggap nilai tersebut penting untuk dimiliki.
- Goal: menjadikan nilai tersebut sebagai tujuan yang ingin dicapai.
- Motivation: merasa terdorong dan termotivasi oleh nilai tersebut.
- Social Cohesion: memiliki keinginan untuk berada bersama orang-orang yang memiliki nilai yang sama.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai Drives Circumplex dan cara menginterpretasikannya, silakan menghubungi tim Dreamtalent.
Panduan Membaca: Pedoman Umum





Panduan Membaca: Interest Profile

- Drives dalam kategori Most Important dianggap paling signifikan dan merepresentasikan tujuan utama talent. Drives ini menjadi sumber motivasi serta menimbulkan perasaan positif terhadap lingkungan sosial maupun tugas yang selaras dengan nilai-nilai tersebut.
- Drives dalam kategori Neutral dipandang tidak terlalu penting, namun juga tidak dianggap tidak penting oleh talent. Talent umumnya tidak menjadikan drives ini sebagai fokus utama, tetapi juga tidak merasa acuh terhadapnya. Drives ini tidak secara khusus meningkatkan maupun menurunkan motivasi mereka.
- Drives dalam kategori Least Important cenderung dihindari dan tidak berfungsi sebagai sumber motivasi. Bahkan, drives ini dapat menurunkan motivasi talent serta menimbulkan perasaan negatif.
Panduan Membaca: Drive Distribution

Langkah berikutnya adalah memahami distribusi Drives serta bagaimana drives tersebut saling berkelompok, apakah skor yang tinggi selaras dengan skor tinggi lainnya dalam dimensi yang sama, atau sebaliknya. Drive circumplex (lihat bagian Panduan Membaca: Pedoman Umum) merupakan alat yang berguna untuk memahami hubungan antara Domains, Dimensions, dan Drives.
Seperti telah dijelaskan sebelumnya, dimensi-dimensi tersebut disusun dalam struktur melingkar, di mana dimensi yang berdekatan memiliki keterkaitan yang lebih kuat dibandingkan dengan dimensi yang posisinya berjauhan. Struktur ini menggambarkan adanya konflik atau ketegangan mendasar antara berbagai Drives, khususnya drives yang berada pada posisi yang saling berlawanan.
Sebagai contoh, dimensi Conservation (yang mencakup dorongan terhadap keamanan dan stabilitas) berada pada posisi yang berlawanan dengan dimensi Curious (yang mencakup dorongan terhadap inovasi, pembelajaran, dan dinamika). Hal ini karena keduanya mengukur motivasi yang berbeda dan sering kali bertolak belakang. Oleh karena itu, hasil yang ideal biasanya menunjukkan bahwa talent memiliki skor Curious yang tinggi dan skor Conservation yang rendah, atau sebaliknya.
Apabila seorang talent memiliki skor tinggi pada dua dimensi yang saling berlawanan, hal tersebut dapat mengindikasikan respons yang tidak konsisten atau adanya konflik dalam motivasi. Sebagai contoh, skor tinggi pada Curious dan Conservation secara bersamaan menunjukkan bahwa talent memiliki keinginan untuk bereksplorasi dan bereksperimen, namun pada saat yang sama juga merasa nyaman dengan kondisi yang stabil dan tidak banyak berubah.
Panduan Membaca: Drive Dynamics

Drive Dynamics membantu memverifikasi apakah skor pada aspek-aspek drive konsisten dengan kategori drive tersebut dalam Drive Profile. Agar interpretasi dapat dilakukan secara andal, hasil pada kedua laporan tersebut seharusnya menunjukkan konsistensi. Sebagai contoh:
- Jika suatu drive berada dalam kategori Most Important, maka aspek-aspeknya (Belief, Goal, Motivation, Social) idealnya juga memiliki skor yang tinggi..
- Sebaliknya, jika suatu drive berada dalam kategori Least Important, maka aspek-aspeknya idealnya memiliki skor yang rendah.
Drives yang menunjukkan hasil tidak konsisten, yaitu ketika kategori drive tidak selaras dengan skor aspek-aspeknya, tidak dapat memberikan dasar interpretasi yang kuat. Oleh karena itu, aturan praktis dalam interpretasi adalah memfokuskan analisis pada drives yang menunjukkan konsistensi antara kategorinya dalam Drive Profile dan skor aspek-aspeknya dalam Drive Dynamics.
Studi kasus ini bertujuan untuk merekomendasikan karier yang sesuai untuk JD. Berdasarkan profil minatnya, JD cocok sebagai konsultan bisnis, pengembang perangkat lunak, peneliti, dan ahli statistik. Drive Report berfungsi untuk merekomendasikan karier yang tidak hanya menarik, bahkan meaningful dan purposeful.

Guna memperoleh analisis yang lebih dalam mengenai masing-masing nilai, diperlukan analisis lanjutan terhadap aspek-aspek di setiap nilai. Setiap nilai memiliki empat aspek, yaitu Goal (G), Motivation (M), Belief (B), dan Social Cohesion (S). Nilai yang konsisten yang dominan ditandai dengan G+M+B+S+, sedangkan nilai konsisten non-dominan ditandai dengan G-M-B-S- (lihat bagian Test Administration & Scoring).


Lebih lanjut, drives di dimensi Curious menunjukkan drives dominan yang konsisten, sedangkan drives di dimensi Power menunjukkan drives non-dominan yang konsisten. Nilai-nilai pada dimensi Curious menunjukkan nilai-nilai dominan yang konsisten, sedangkan nilai-nilai pada dimensi Power menunjukkan nilai-nilai non-dominan yang konsisten.
Hal ini mengimplikasikan bahwa motivasi utama individu merupakan rasa ingin tahu dan eksplorasi terhadap pengalaman baru. Sebaliknya, individu kurang termotivasi oleh aktivitas yang berhubungan dengan kekuasaan serta menilai keamanan dan stabilitas sebagai hal yang kurang diinginkan.
Profil motivasinya menunjukkan JD memiliki drives yang kuat dalam Achievement, Independence, Vibrancy, Learning, dan Innovation, sementara Duty hanya memberikan motivasi yang terbatas. Ini mengindikasikan bahwa JD termotivasi oleh tantangan belajar baru, eksplorasi pengalaman baru, dan kesempatan untuk menciptakan inovasi. Ia juga menyukai karier yang dapat memberikan ruang untuk berkompetisi dan kebebasan. Di sisi lain, drives terkait dengan Nature, Culture, Safety, Authority, dan Material kurang dominan dalam memotivasi JD. Hal ini menunjukkan kecenderungannya untuk menghindari atau kurang tertarik pada karier yang berfokus pada pelestarian lingkungan dan budaya, keamanan, penggunaan kekuasaan, atau materi.
Melalui analisis di atas, pilihan karier yang direkomendasikan untuk JD adalah software development, peneliti, dan ahli statistik. Karier-karier tersebut mendorong motivasi intrinsik untuk berkreasi dan berinovasi. Meskipun JD mungkin dapat menjadi konsultan bisnis, drives material dinilai tidak mendukung dirinya untuk berkarier sebagai konsultan bisnis.
